Venue Porprov Jateng 2026 di Semarang Capai 95 Persen, KONI Bidik Juara Umum

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Persiapan Kota Semarang sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 terus dikebut. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang menyebut kesiapan sejumlah venue pertandingan kini telah mencapai 95 persen.
Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, mengatakan pihaknya telah mengamankan sejumlah lokasi pertandingan untuk mendukung pelaksanaan Porprov Jateng 2026.
Persiapan tersebut dilakukan di tengah keterbatasan anggaran. KONI Kota Semarang berupaya mendapatkan venue dengan biaya terjangkau, sekaligus melibatkan berbagai pihak yang ingin berkontribusi dalam penyelenggaraan ajang olahraga tingkat Jawa Tengah tersebut.
“Kesiapan venue sudah 95 persen. Dengan dana yang terbatas akhirnya kami bisa memakai beberapa venue dengan harga yang tidak terlalu mahal. Mereka juga ingin menjadi bagian dari sejarah Kota Semarang sebagai tuan rumah,” kata Arnaz di kawasan Tembalang, Kamis (17/9/2026) malam.
Porprov Jateng 2026 akan berlangsung selama sepekan, yakni 25-31 Oktober 2026. Kompetisi digelar secara terintegrasi di wilayah Semarang Raya, meliputi Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Demak.
Sebanyak sekitar 59 cabang olahraga dengan 830 nomor pertandingan akan diperlombakan dalam ajang tersebut.
KONI Semarang Bidik Pertahankan Juara Umum
Selain menyiapkan kebutuhan sebagai tuan rumah, KONI Kota Semarang juga membidik target prestasi. Kontingen Kota Semarang diproyeksikan mempertahankan gelar juara umum yang diraih pada Porprov Jateng 2023 di Pati Raya.
Arnaz mengatakan berdasarkan data yang dimiliki KONI, peluang untuk kembali menjadi juara umum masih terbuka.
“Sesuai dengan data dari Pulahta, kita masih bisa juara umum. Tapi tugas KONI kami tidak hanya sukses dari sisi prestasi. Saya juga minta bantuan kepada semua pihak bagaimana kita juga bisa sukses dari sisi event,” paparnya.
Menurut Arnaz, kesuksesan Porprov tidak hanya diukur dari perolehan medali. Sebagai tuan rumah, Kota Semarang juga ingin memastikan penyelenggaraan berlangsung baik sekaligus memberikan dampak positif bagi kota.
Porprov Jadi Momentum Perkuat Semarang sebagai Kota Olahraga
Status sebagai salah satu tuan rumah Porprov Jateng 2026 dinilai menjadi peluang bagi Kota Semarang untuk memperkuat citra sebagai kota olahraga.
KONI Kota Semarang ingin momentum tersebut tidak berhenti pada penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
“Karena Semarang tuan rumah, kita kemas bagaimana nanti saat Porprov ini Semarang bisa benar-benar menjadi kota olahraga. Kita akan gencarkan ini bagian dari kontribusi untuk bisa menaikkan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang,” imbuhnya.
Untuk ikut menyemarakkan Porprov Jateng 2026, KONI Kota Semarang juga menggandeng pelaku usaha. Sejumlah rumah makan disebut telah menyatakan kesediaan memberikan potongan harga bagi atlet sekaligus memasang baliho sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan Porprov.
Kolaborasi dengan pelaku usaha tersebut diharapkan dapat membuat atmosfer Porprov semakin terasa di tengah masyarakat sekaligus membuka peluang perputaran ekonomi selama kompetisi berlangsung.
Juara Popda Jadi Gambaran Potensi Atlet Semarang
Dari sisi pembinaan atlet, Arnaz menyebut Kota Semarang memiliki sistem pembinaan yang berjalan secara berjenjang, mulai dari lingkungan sekolah hingga pembinaan atlet prestasi melalui KONI.
Capaian Kota Semarang sebagai juara umum Popda Jawa Tengah 2026 juga menjadi salah satu gambaran potensi atlet yang dapat memperkuat kontingen pada Porprov Jateng 2026.
“Jadi (target) raihan medalinya nanti nggak beda jauh dengan prestasi juara umum Popda Jateng. Karena ada juga atlet (Popda) yang nanti akan bertanding di Porprov Jateng,” tandas Arnaz.
Dengan kesiapan venue yang telah mencapai 95 persen, pembinaan atlet yang terus berjalan, serta dukungan berbagai pihak, Kota Semarang kini bersiap menyambut Porprov Jateng 2026, baik sebagai tuan rumah maupun sebagai salah satu kontestan yang akan mempertahankan prestasi pada edisi sebelumnya. (*)