Kolaborasi Internasional, Polines dan Universiti Kebangsaan Malaysia Bahas Riset Energi Hidrogen dan Energi Terbarukan

Polines dan Universiti Kebangsaan Malaysia membahas peluang kolaborasi riset energi hidrogen dan energi terbarukan melalui kegiatan Diaspora Berdampak 4–11 Oktober 2026. (Dok Polines)

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Pengembangan energi hidrogen dan energi terbarukan menjadi salah satu fokus penjajakan kolaborasi akademik antara Politeknik Negeri Semarang (Polines) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Kolaborasi tersebut dibahas dalam kegiatan Diaspora Berdampak yang menghadirkan Prof. Edy Herianto Majlan dari UKM di Gedung Direktorat Polines, Senin (5/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 4–11 Oktober 2026 itu menjadi momentum bagi Polines untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus membuka peluang kerja sama riset di bidang teknologi energi, khususnya hydrogen energy dan renewable energy.

Kehadiran Prof. Edy Herianto Majlan disambut langsung oleh Direktur Polines Dr. Garup Lambang Goro, S.T., M.T.

Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran akademisi UKM tersebut dan berharap pertemuan dapat menjadi awal kerja sama yang lebih luas.

“Terima kasih kepada Prof. Edy Herianto Majlan yang telah berkenan hadir di Polines. Kami menyambut hangat kedatangan beliau dan berharap pertemuan ini dapat membuka peluang kolaborasi riset yang lebih luas antara Polines dan Universiti Kebangsaan Malaysia,” ujarnya.

Menurut Garup, kerja sama akademik internasional tidak hanya diarahkan pada pertukaran pengetahuan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi kegiatan riset bersama yang melibatkan dosen maupun mahasiswa dari kedua institusi.

Polines dan UKM Jajaki Riset Energi Masa Depan

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Edy Herianto Majlan menyampaikan sambutan sekaligus memperkenalkan Universiti Kebangsaan Malaysia kepada sivitas akademika Polines.

Ia memaparkan gambaran mengenai UKM, termasuk lingkungan akademik dan perkembangan riset yang ada di universitas tersebut.

Pengenalan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman bersama antara kedua institusi sekaligus menjajaki potensi kerja sama akademik dan penelitian.

Pembahasan kemudian mengarah pada peluang kolaborasi riset di bidang energi hidrogen dan energi terbarukan.

Kedua bidang tersebut dinilai memiliki peran penting dalam pengembangan teknologi energi yang berorientasi pada keberlanjutan.

Kerja sama Polines dan UKM diharapkan menjadi ruang untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, serta gagasan penelitian.

Kolaborasi juga tidak hanya berpotensi melibatkan dosen, tetapi membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan riset dalam lingkungan internasional.

Pimpinan dan Sivitas Akademika Polines Hadir

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Polines didampingi jajaran pimpinan, yakni Prof. Dr. Ir. Dwiana Hendrawati, S.T., M.T., Wakil Direktur Bidang Akademik; Sahid, S.T., M.T.

Kemudian Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum; Dr. Bagus Yunianto Wibowo, S.E., S.Kom., M.M., Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni; serta Prof. Dr. Ir. Kurnianingsih, S.T., M.T., Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi.

Turut hadir Ketua Jurusan Teknik Mesin Abdul Syukur Alfauzi, S.T., M.T., Sekretaris Jurusan Teknik Mesin Prof. Ir. Yusuf Dewantoro Herlambang, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., serta sivitas akademika di lingkungan Polines.

Kehadiran unsur pimpinan dan akademisi tersebut memperkuat pembahasan mengenai peluang kerja sama riset yang dapat dikembangkan antara Polines dan UKM.

Diaspora Berdampak Perkuat Jejaring Internasional Polines

Kegiatan Diaspora Berdampak merupakan bagian dari upaya Polines memperkuat konektivitas akademik dengan mitra internasional.

Melalui kehadiran akademisi dari luar negeri, Polines mendorong terjadinya transfer pengetahuan sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih konkret di bidang pendidikan dan penelitian.

Khusus bidang energi, penguatan riset hidrogen dan energi terbarukan dinilai memiliki ruang pengembangan yang luas.

Kolaborasi antarinstitusi diharapkan dapat menghasilkan pertukaran gagasan dan penelitian yang mendukung pengembangan teknologi energi sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Rangkaian kegiatan Diaspora Berdampak bersama Prof. Edy Herianto Majlan berlangsung pada 4–11 Oktober 2026.

Agenda tersebut menjadi bagian dari komitmen Polines untuk memperluas kerja sama internasional dan mendorong hasil riset yang dapat memberikan dampak bagi pengembangan teknologi energi dan sumber daya manusia. (*)

Editor