UNDIP Perkuat Pendidikan Vokasi Internasional, 4 Mahasiswa PILAR Ikuti Double Degree di Taiwan

Sekolah Vokasi UNDIP memperkuat pendidikan vokasi internasional melalui program Double Degree PILAR dengan MUST Taiwan. Empat mahasiswa mendapat pengalaman akademik di Taiwan. (Dok UNDIP)

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP) terus memperkuat internasionalisasi pendidikan vokasi melalui kerja sama akademik dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri.

Salah satunya diwujudkan melalui program Double Degree antara Program Studi Sarjana Terapan Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur (PILAR) dengan Minghsin University of Science and Technology (MUST), Taiwan.

Program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik di dua institusi pendidikan tinggi sekaligus.

Mahasiswa juga dapat merasakan langsung lingkungan pembelajaran internasional serta memperluas wawasan di bidang konstruksi dan arsitektur.

Sebanyak empat mahasiswa Program Studi PILAR Sekolah Vokasi UNDIP mengikuti program tersebut. Mereka adalah Nurun Aulia Mustofa, Rosiana Anggraeni Hedwig, Nabiilah Aulia, dan Akhdan Muhammad Rafif.

Melalui program Double Degree, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar di lingkungan akademik internasional.

Mereka juga berkesempatan mempelajari perkembangan teknologi konstruksi, pendekatan desain, budaya kerja, hingga praktik pendidikan vokasi di Taiwan.

Mahasiswa PILAR UNDIP Disiapkan Hadapi Industri Global

Kerja sama dengan MUST menjadi bagian dari upaya Program Studi PILAR memperluas pengalaman pembelajaran mahasiswa agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Pengalaman akademik di Taiwan diharapkan mampu meningkatkan berbagai kompetensi mahasiswa, mulai dari kemampuan teknis, komunikasi, adaptasi lintas budaya, hingga kesiapan menghadapi industri konstruksi dan arsitektur yang semakin terhubung secara global.

Bagi Program Studi PILAR, kegiatan tersebut juga sejalan dengan penguatan profil lulusan sebagai tenaga profesional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memiliki wawasan global.

Pengalaman mahasiswa selama mengikuti pendidikan di perguruan tinggi mitra diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan pembelajaran di PILAR, termasuk dalam penerapan Outcome-Based Education (OBE) yang semakin diselaraskan dengan kebutuhan industri.

UNDIP Dorong Lulusan Vokasi Berdaya Saing Global

Kepala Program Studi Sarjana Terapan Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur, Dr. Asri Nurdiana, S.T., M.T., mengatakan program Double Degree menjadi salah satu bentuk komitmen program studi dalam mempersiapkan lulusan dengan kompetensi dan daya saing global.

“Program Double Degree dengan Minghsin University of Science and Technology merupakan kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa PILAR untuk mendapatkan pengalaman akademik dan budaya belajar di lingkungan internasional,” ujarnya, dikutip dari keterangannya, Senin (5/10/2026).

Menurut Asri, mahasiswa diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan teknis selama mengikuti program tersebut.

Mereka juga didorong untuk membangun kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, bekerja dalam tim lintas budaya, serta memiliki perspektif global dalam bidang konstruksi dan arsitektur.

Menurutnya, penguatan jejaring internasional juga penting untuk memastikan pendidikan vokasi tetap memiliki keterkaitan yang kuat dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Dengan semakin terbukanya akses mahasiswa terhadap pengalaman akademik internasional, Program Studi PILAR Sekolah Vokasi UNDIP berkomitmen mencetak lulusan yang profesional, adaptif, inovatif, berwawasan global, serta siap berkontribusi dalam perkembangan industri konstruksi dan arsitektur di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Editor