UNDIP Jadi Tuan Rumah SATRIA DATA 2026, Pendaftar Naik 71 Persen Jadi 2.905 Mahasiswa

UNDIP menjadi tuan rumah SATRIA DATA 2026 yang diikuti 19 perguruan tinggi. Jumlah pendaftar meningkat 71 persen menjadi 2.905 mahasiswa, dengan kompetisi dalam empat bidang statistik dan sains data. (Dok UNDIP)

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) menjadi tuan rumah pembukaan SATRIA DATA 2026, kompetisi nasional yang mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan statistik dan sains data.

Ajang yang berlangsung di Gedung Prof. Soedarto, S.H., Kampus UNDIP Tembalang, ini diikuti perwakilan dari 19 perguruan tinggi di Indonesia.

Antusiasme mahasiswa terhadap kompetisi tersebut meningkat signifikan. Jumlah pendaftar SATRIA DATA naik dari 1.696 peserta pada 2025 menjadi 2.905 peserta pada 2026, atau meningkat sekitar 71 persen.

Peningkatan tersebut menunjukkan besarnya minat mahasiswa untuk mengasah kemampuan mengolah data, melakukan analisis, serta menghasilkan gagasan yang dapat digunakan untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat.

SATRIA DATA 2026 diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), dengan mengusung tema “Talenta Sains Data Berdampak: Mengolah Data, Menggerakkan Bangsa menuju Indonesia Emas 2045”.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang diwakili Direktur Belmawa, Beny Bandanadjaja, menyampaikan apresiasi kepada UNDIP sebagai tuan rumah serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kompetisi tersebut.

Dalam sambutan melalui video, Beny menekankan bahwa kemampuan sains data tidak cukup hanya dengan menguasai angka dan metode statistik.

Mahasiswa juga perlu memahami persoalan yang dianalisis, memilih metode yang tepat, serta menyampaikan hasilnya dengan bahasa yang mudah dipahami.

Kejujuran dalam mengungkapkan temuan, potensi bias, dan keterbatasan analisis juga menjadi bagian penting dari kompetensi seorang analis data.

“Saya berharap SATRIA DATA menjadi ruang tumbuh bagi talenta statistika dan sains data Indonesia. Semoga pengalaman ini bisa menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya yang menjawab kebutuhan industri, memperkuat pelayanan publik, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Selamat berkompetisi kepada seluruh finalis,” tuturnya, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).

Empat Bidang Kompetisi, 48 Finalis Berebut Prestasi Nasional

Ketua Panitia SATRIA DATA 2026 sekaligus Wakil Rektor I UNDIP, Heru Susanto, menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini mencakup empat bidang, yakni National Statistics Competition (NSC), Statistics Essay Competition (SEC), Statistics Infographic Competition (SIC), dan Big Data Competition (BDC).

Berdasarkan laporan panitia, antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar di setiap bidang. NSC mencatat 723 peserta, SEC sebanyak 769 tim, SIC sebanyak 794 tim, dan BDC sebanyak 619 tim.

Dari setiap bidang, sebanyak 12 finalis terpilih untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional. Dengan demikian, total terdapat 48 finalis dari empat kategori yang bersaing pada babak final.

Melalui beragam kategori tersebut, mahasiswa mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan dalam mengolah data statistik, menyusun argumentasi berbasis data, menyajikan informasi melalui infografik, hingga memanfaatkan teknologi big data untuk menganalisis persoalan.

Heru berharap SATRIA DATA tidak hanya menjadi ajang meraih penghargaan, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan pola pikir kritis, membangun jejaring, dan menghasilkan gagasan yang bermanfaat.

“Statistik bukan sekadar angka, melainkan sebuah cerita masa lampau, menfaktakan hari ini dan membantu kita memprediksi dunia yang akan datang,” ungkapnya.

Tujuh Mahasiswa UNDIP Lolos ke Babak Final

Sebagai tuan rumah, UNDIP turut mencatatkan capaian dengan meloloskan tujuh mahasiswa ke babak final SATRIA DATA 2026.

Ketujuh mahasiswa tersebut terdiri atas satu finalis Statistics Essay Competition (SEC), dua finalis Statistics Infographic Competition (SIC), satu finalis National Statistics Competition (NSC), dan tiga finalis Big Data Competition (BDC).

Capaian tersebut menunjukkan keterlibatan mahasiswa UNDIP dalam berbagai bidang pengembangan sains data, mulai dari kompetisi statistik, penyampaian gagasan melalui esai dan infografik, hingga analisis data berskala besar.

Rektor UNDIP, Suharnomo, menyambut para finalis, dosen pendamping, dan dewan juri dari berbagai daerah. Ia menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada UNDIP untuk menjadi tuan rumah kompetisi nasional tersebut.

Menurut Suharnomo, kompetisi seperti SATRIA DATA menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar, menguji kemampuan, dan membangun hubungan dengan peserta dari perguruan tinggi lain.

Ia juga mengajak peserta menikmati seluruh proses perlombaan tanpa terbebani hasil akhir. Keberanian untuk tampil, memberikan kemampuan terbaik, dan memperluas pertemanan dinilai sebagai pengalaman berharga yang tidak kalah penting dari kemenangan.

Dalam kesempatan itu, Suharnomo turut memperkenalkan kekayaan budaya Semarang melalui tradisi Dugderan dan ikon Warak Ngendog. Ia berharap para peserta membawa pulang pengalaman akademik sekaligus kesan positif tentang Semarang.

Diikuti 19 Perguruan Tinggi dari Berbagai Daerah

SATRIA DATA 2026 menghadirkan delegasi dari 19 perguruan tinggi di Indonesia. Mereka berasal dari Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Kalimantan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Airlangga, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia, Universitas Islam Indonesia, Universitas Jambi, Universitas Mataram, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sebelas Maret, Universitas Tanjungpura, Universitas Telkom, Universitas Udayana, dan Universitas Diponegoro.

Kehadiran mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tersebut membuka ruang pertukaran gagasan dan peluang kolaborasi dalam bidang statistik serta sains data.

Rangkaian SATRIA DATA 2026 berlangsung pada 25–29 Oktober 2026. Babak final dijadwalkan pada 27 Oktober di Gedung Acintya Prasada, Fakultas Sains dan Matematika UNDIP, sedangkan malam penganugerahan dijadwalkan pada 28 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan juga dilengkapi seminar nasional yang mempertemukan akademisi dan praktisi industri untuk memperluas wawasan peserta mengenai penerapan sains data dalam berbagai sektor.

Melalui penyelenggaraan SATRIA DATA 2026, UNDIP berharap kompetisi ini menjadi ruang pengembangan talenta muda yang mampu mengubah data menjadi pengetahuan, melahirkan inovasi, dan menghasilkan solusi bagi kebutuhan industri, pelayanan publik, serta masyarakat luas. (*)

Editor