Program Kampus Mengajar Banyak Diminati Mahasiswa

SEMARANG – Kegiatan Kampus Mengajar yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia memberi keuntungan bagi mahasiswa. Mahasiswa mendapat kesempatan untuk melakukan praktik mengajar di sekolah. Hal itu akan memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam pengembangan soft skill dan hard skill.
Pernyataan itu disampaikan oleh Heggy Kearens, S.Psi., M.Si., M.Sc, Manager Program Kampus Mengajar di hadapan mahasiswa Universitas PGRI Semarang dalam acara “Sosialisasi kampus Mengajar Angkatan 6”, di Gedung Pusat lantai 7, Senin (8/5/2023).
“Program Kampus Mengajar akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, terutama mengembangkan teori,” ungkap Heggy.
Bersama Suri Annisa Hiznour, S.Pd., Staf Stakeholder Relation Program Kampus Mengajar, Heggy memberikan pemaparan seputar manfaat dan keunggulan program Kampus Mengajar. “Selain itu, mahasiswa juga bisa menambah relasi dengan praktisi di dunia kerja, sebab dalam program ini mahasiswa akan bersinggungan langsung dengan dunia kerja,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia yang juga Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Pendidikan, Sukamto, M.Pd., menyambut baik program sosialisasi tersebut. “Jumlah peserta Kampus Mengajar dari UPGRIS selalu meningkat tiap sesinya. Ini menunjukkan program tersebut sangat diminati oleh mahasiswa,” ungkapnya dalam pidato sambutan.(SJ/14)
Editor
Berita Lainnya
Bupati Kendal Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Luncurkan Wisata Kaliringin Park
Bupati Kendal Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Luncurkan Wisata Kaliringin Park. Foto: Sorotjateng.id/ Humas Pemkab Kendal SOROTJATENG.ID, KENDAL – Bupati...
Kurangi Beban Hunian, Lapas Semarang Pindahkan 36 Warga Binaan ke Nusakambangan
Overkapasitas Warga Kedungpane dipindah ke Nusakambangan, Cilacap. Foto; Sorotjateng.id/ Info Pas SOROTJATENG.ID, CILACAP - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang...
UNDIP Beri Alat Pengering Surya ke Petani Temanggung, Solusi Hadapi Harga Panen Anjlok
UNDIP menyerahkan alat pengering surya hibrida kepada petani Desa Wonosari, Temanggung, untuk menjaga kualitas hasil panen dan menghadapi harga anjlok...
Bukan Sekadar Limbah, Bonggol Kayu di Klaten Disulap Jadi Kerajinan Unik hingga Dilirik Bupati
Daliyem, perajin asal Dukuh Buluwangi, Desa Jatipurwo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, menunjukkan produk unik berbentuk bebek yang terbuat dari bonggol...
Undip Siapkan Nano Tracer Lokal untuk Reservoir Minyak, Bisa Kurangi Ketergantungan Teknologi Impor
Undip dan Pertamina mengembangkan Nano Tracer Reservoir berbahan lokal untuk melacak pergerakan fluida dan konektivitas sumur minyak dengan biaya lebih...
Puluhan Ribu Jemaah Bersholawat di Sukoharjo, Doakan Jawa Tengah Aman dan Sejahtera
Puluhan ribu jemaah mengikuti sholawat di Lapangan Desa Gentan, Sukoharjo. Kegiatan Kejati Jateng ini menjadi momentum doa untuk Jawa Tengah...
