Jalan Ambles di Pancur-Kedawung Dikeluhkan Warga, Pemkab Jepara Langsung Turun Tangan

Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Ary Bachtiar perbaikan jalan yang ambles di ruas Pancur-Kedawung, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Senin (14/9/2026). (Dok Pemkab Jepara)

SOROTJATENG.ID, JEPARA – Aduan warga terkait jalan ambles di ruas Pancur-Kedawung, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, langsung mendapat respons pemerintah daerah.

Pemkab Jepara turun mengecek kondisi jalan sekaligus memastikan kerusakan tersebut segera ditangani.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Ary Bachtiar bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jepara mengecek langsung lokasi pada Senin (14/9/2026) kemarin.

Kedatangan jajaran Pemkab Jepara tersebut menjadi tindak lanjut atas laporan masyarakat yang menginginkan kondisi jalan segera diperbaiki agar kembali nyaman dan aman digunakan.

Dari hasil pengecekan di lapangan, jalan yang sebelumnya mengalami ambles diketahui sudah diperbaiki.

“Kita langsung cek Jalan Pancur, Kecamatan Mayong. Alhamdulillah sudah diperbaiki,” kata Ary, dikutip dari berita.jepara.go.id, Selasa (15/9/2026).

Respons cepat tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur menjadi perhatian Pemkab Jepara.

Namun, Ary mengingatkan agar perbaikan jalan tidak hanya mengejar penyelesaian fisik. Kualitas pekerjaan juga harus menjadi perhatian utama agar infrastruktur yang dibangun dapat bertahan lama dan benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

Ia meminta DPUPR memastikan seluruh pekerjaan pemeliharaan maupun pembangunan jalan dikerjakan sesuai spesifikasi teknis yang telah tercantum dalam kontrak.

Menurut Ary, pengendalian dan pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pekerjaan dimulai hingga proyek dinyatakan selesai.

“Pengendalian dan pengawasan harus dilakukan sejak awal kegiatan, saat pelaksanaan, sampai pekerjaan selesai,” tegasnya.

Jalan 1,2 Kilometer Jadi Harapan Warga

Pembangunan paket Jalan Pancur-Kedawung sendiri merupakan bagian dari proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2026.

Paket tersebut mencakup tiga ruas jalan, yakni Mayong-Jebol, Jebol-Datar, dan Datar-Pancur. Total panjang jalan yang mendapatkan penanganan mencapai sekitar 1,2 kilometer.

Pekerjaan menggunakan konstruksi aspal dua lapis, yakni AC-BC dan aspal Buton.

Bagi masyarakat, kualitas dan ketahanan jalan menjadi hal penting karena infrastruktur tersebut digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Jalan yang mulus diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga sekaligus mendukung kegiatan ekonomi di wilayah sekitar.

Karena itu, Pemkab Jepara mendorong agar pembangunan jalan tidak berhenti pada perbaikan kerusakan yang dilaporkan warga, tetapi juga dibarengi pengawasan ketat terhadap kualitas pekerjaan.

Ary berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat mendukung program Jepara MULUS yang dicanangkan Bupati Jepara H. Witiarso Utomo.

“Mudah-mudahan program Pak Bupati Jepara H. Witiarso Utomo untuk Jepara MULUS berjalan dengan baik, menghasilkan jalan yang mulus, awet, dan betul-betul bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jepara,” ujarnya.

Penanganan jalan ambles di Pancur-Kedawung menjadi contoh bagaimana laporan masyarakat dapat menjadi pemicu respons langsung pemerintah di lapangan.

Pemkab Jepara menegaskan, aduan warga sekaligus pengawasan kualitas pekerjaan akan terus menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. (*)

Editor