Pasang Baliho di Cawas, Klaten Pekerja Asal Karanganyar Kesetrum

Foto: Ilustrasi kesetrum

SOROTJATENG.ID, KLATEN – Seorang pekerja, S (54) warga Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar tersetrum saat memasang baliho di Cawas, Klaten. Korban yang mengalami luka bakar 30 persen sempat tergantung di rangka baliho sebelum dievakuasi ke RS Islam Cawas.

“Dari keterangan saksi, korban memanjat visual baliho dan tidak sengaja kepala korban menyundul atau menyentuh kabel yang teraliri aliran listrik,” terang Kapolsek Cawas AKP Umar Mustofa, Sabtu (12/9/2026).

“Tempat kejadian di komplek Pertokoan Pasar Masaran Cawas dekat toko bangunan Dukuh Noyotrunan, Desa Cawas, Kecamatan Cawas. Kejadian sekitar pukul 10.40 WIB,” imbuh Umar.

Kronologisnya, ungkap Umar, korban menaiki papan reklame sendiri yang disaksikan oleh kedua rekannya. Tujuannya untuk mengganti visual baliho lama dengan yang bertuliskan baru.

“Maksudnya mau mengganti visual baliho lama dengan yang bertuliskan baru. Setelah berjalan sekitar 3 menit terdengar ledakan di atas,” papar Umar.

Kedua temannya yang kaget, lanjut Umar, melihat ke atas dan korban sudah menggantung dengan posisi kaki sebagai tumpuan di rangka papan baliho. Kemudian membantu menolong dengan menahan tubuh korban yang tergantung di atas sampai menunggu bantuan dari warga.

“Menahan tubuh korban yang tergantung di atas sampai menunggu bantuan dari warga,” jelas Umar.

Selanjutnya, sebut Umar, korban sudah bisa dievakuasi oleh anggota Polsek Cawas dan warga bersama relawan RCTD ke RSI Cawas untuk mendapatkan perawatan. Hasil pemeriksaan awal bahwa korban masih hidup.

“Korban selamat dengan kondisi luka bakar luar 30 persen, meliputi kepala, dada, punggung, punggung leher, tangan kanan dan kiri mengelupas,” pungkas Umar.

Warga sekitar, Endah (60), mengatakan sebelum kejadian terdengar ledakan di atas. Kemudian terlihat korban tergantung.

“Temangsang (tergantung) satu orang tadi. Katanya orang mau ganti baliho,” katanya kepada wartawan di lokasi.

“Tadi dievakuasi oleh dua temannya, lalu dibantu warga turun. Kondisi sadar tadi,” imbuhnya