Menag Puji MTQ Nasional di Jateng, Dihadiri Banyak Gubernur-Ribuan Peserta

Menteri Agama serahkan penghargaan dalam rangakai MTQ Nasional XXXI di Semarang Jawa Tengah. Foto: Sotorjateng.id/ Humas Pemprov Jateng

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar memuji kesiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah MTQ Nasional. Nasaruddin menyampaikan kehadiran banyak gubernur dalam malam ta’aruf menjadi pertanda positif.

“Baru kali ini malam ta’aruf dihadiri banyak sekali gubernur,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu 12 September 2026.

Hal tersebut disampaikan Nasaruddin saat menghadiri malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI 2026 di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Kota Semarang, Jumat (11/9).

Nasaruddin mengatakan, biasanya gubernur hanya menghadiri acara pembukaan MTQ tingkat nasional. Namun, MTQ Nasional XXXI kali ini menjadi ajang dengan jumlah peserta terbanyak.

Sebanyak 2.242 peserta telah ditetapkan mengikuti MTQ Nasional XXXI. Jumlah tersebut terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan.

Menurutnya, tingginya jumlah peserta tidak lepas dari seluruh cabang baru yang turut diperlombakan dalam MTQ Nasional XXXI. Ia berharap penyelenggaraan MTQ di Semarang dapat mencatat sejarah baru.

Nasaruddin juga memuji Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang bertindak sebagai ketua panitia.

“Pak Wagub sebagai ketua panitia luar biasa dalam mempersiapkan MTQ ini,” ungkapnya.

Nasaruddin mengayakan MTQ Nasional kembali digelar di Jawa Tengah setelah hampir 47 tahun tepatnya pada 1979 silam. Nasaruddin menjelaskan pada MTQ kali ini ada perubahan yaitu Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) dihapus, dan digabung menjadi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) demi efisiensi penyelenggaraan.

Ia menilai MTQ merupakan pesta rakyat yang tumbuh dari tingkat paling bawah. Tradisi tersebut berlangsung mulai antardesa, antarkecamatan, antarkabupaten, hingga antarprovinsi.

Menurut Nasaruddin, tradisi MTQ menjadi salah satu kekhasan Indonesia yang istimewa. Ia berharap MTQ Semarang mampu menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Taj Yasin memastikan seluruh rangkaian persiapan MTQ berjalan sesuai rencana. Kafilah dari berbagai provinsi juga telah tiba di Jawa Tengah.

Taj Yasin mengatakan dalam even ada juga bazar MTQ yang melibatkan UMKM dari 35 provinsi Indonesia.

“Kami tidak ingin maju sendiri, tetapi juga mengenalkan UMKM seluruh Nusantara,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut MTQ sebagai momentum untuk mempersatukan masyarakat. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki posisi strategis sebagai pusat Pulau Jawa dan bagian penting dari Indonesia.

Luthfi mengatakan, ribuan tamu akan hadir selama rangkaian MTQ Nasional. Kehadiran mereka diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, termasuk meningkatkan okupansi hotel. Ia juga menilai MTQ dapat menjadi sarana untuk meredam ketegangan di tengah situasi geopolitik dunia.

“Di tengah situasi geopolitik yang tidak baik-baik saja, MTQ mampu menjadi cooling system bangsa Indonesia,” pungkas Luthfi.