25 Calon Pelaku Usaha Perbengkelan Kendaraan Ringan Kabupaten Demak Dapat Pelatihan di LKP Dimy Motor

.

Ka Dindikbud Demak Haris Wahyudi Ridwan dan Pimpinan LKP Dimy Motor Muhamad Dimyati serahkan sertifikat kelulusan peserta pelatihan perbengkelan motor. Foto: Sorotjateng.id/ Ari Dodo

SOROTJATENG.ID, DEMAK– Pemerintah Kabupaten Demak terus berupaya ciptakan peluang kerja bidang otomotif. Salahsatunya, penciptaan lapangan kerja bagi kelompok muda dilakukan dengan memberi pelatihan kepada mekanik dan calon pengusaha perbengkelan.

Pelatihan perbengkelan baik tingkat dasar maupun tingkat mahir dilakukan dengan menggandeng pelaku usaha sekaligus Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Dimy Motor Kalikondang Kota Demak.

Dalam keteranganya, Senin 14 September 2026 diuraikan, sebanyak 25 peserta pelatihan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Dimy Motor Kalikondang Kota Demak berhasil menyelesaikan pendidikannya selama tiga bulan.

Mereka mengantongi sertifikat pelatihan di bidang perbengkelan sepeda motor.

Pimpinan LKP Dimy Motor, Muhamad Dimyati mengatakan, para peserta berhasil menyelesaikan tugasnya dalam Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2026.

PKW diselenggarakan oleh Ditjen Diksi Direktorat PKPLK Kemendikdasmen RI bersama LKP Dimy Motor terkait dengan materi mekanik sepeda motor.

Diantaranya, materi tentang perbengkelan, marketing offline maupun online, laporan keuangan, manajemen perbengkelan, materi teknis otomotif dengan basik mesin Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki. Peserta juga mendapatkan materi tentang sepeda motor listrik.

Dimyati berharap, dengan berakhirnya pelatihan ini, peserta diharapkan dapat dukungan penuh dari orang tua masing-masing.

“Kita berharap, para orang tua dapat mendukung anaknya untuk berwirausaha di bidang perbengkelan,”katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pemkab Demak, Haris Wahyudi Ridwan mengapresiasi LKP Dimy Motor yang telah kembali mencetak lulusan pelatihan bidang otomotif sepeda motor.

“Ini bentuk sinergi yang luar biasa dati LKP Dimy Motor dalam mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Demak. Dengan wirausaha bengkel ini, maka ekonomi masyarakat bisa meningkat,”katanya.

Peserta yang lolos pelatihan punya kemampuan plus dalam perbaikan dan perawatan motor baik Honda, Yamaha, Suzuki baik itu motor manua maupun motor metic bisa membuka bengkel sendiri maupun kerja sebagai mekanik di bengkel yang sudah beroperasi.