800 Atlet Kota Semarang Digembleng Jelang Porprov 2026, Bukan Cuma Diburu Jadi Juara

800 atlet Semarang mengikuti latihan gabungan untuk memperkuat mental, disiplin dan kekompakan jelang Porprov Jateng XVII 2026.

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Sebanyak 800 atlet Kota Semarang mulai digembleng secara khusus menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Semarang Raya 2026 yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.

Menariknya, persiapan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan olahraga. KONI Kota Semarang juga ingin memastikan para atlet memiliki mental kuat, disiplin tinggi dan karakter sportif saat membawa nama Kota Semarang.

Pembinaan dilakukan melalui latihan gabungan di Daerah Latihan Kodam IV Diponegoro Metesah, Semarang, Sabtu-Minggu (29-30 Agustus 2026).

Selama dua hari, para atlet mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk membangun fisik sekaligus mental bertanding. Mereka juga dilatih meningkatkan kekompakan dan rasa kebersamaan.

Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, mengatakan latgab menjadi salah satu tahapan penting untuk mematangkan kesiapan kontingen.

“Kami bekerja sama dengan Kodim 0733 Kota Semarang (KS) sebagai instruktur dalam latihan gabungan ini, sehingga mampu memunculkan team work yang solid serta menumbuhkan rasa ingin membawa nama baik Kota Semarang,” ujarnya.

Arnaz berharap pengalaman dalam latgab dapat membangun semangat para atlet untuk berjuang bersama ketika menghadapi Porprov.

Sementara itu, General Manager Tim Pemenangan KONI Kota Semarang, Helly Sulistyanto, menilai pembentukan mental menjadi salah satu kunci penting dalam meraih prestasi.

Pemilihan lokasi latihan di kawasan militer TNI Angkatan Darat pun bukan tanpa alasan.

“Kawasan militer TNI Angkatan Darat sebagai lokasi latgab dinilai tepat untuk mewujudkan tujuan KONI Kota Semarang kepada para atlet, yakni menumbuhkan mental dan psikologi juga kedisiplinan,” jelas Helly.

Para atlet mengikuti simulasi permainan, outbond hingga character building. Melalui aktivitas tersebut, mereka dituntut mampu bekerja sama, berkomunikasi dan saling mendukung.

Bagi Helly, kemampuan tersebut sangat dibutuhkan karena Porprov merupakan kompetisi multievent yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah dengan tekanan dan persaingan yang tinggi.

“Salah satu kunci keberhasilan meraih prestasi adalah ada kedisiplinan yang tinggi. Kedisiplinan ini salah satu wujud mental yang kuat dan komitmen sebagai atlet,” katanya.

Namun, KONI Kota Semarang tidak ingin keberhasilan kontingen hanya diukur dari jumlah medali.

Para atlet juga diharapkan mampu menunjukkan sikap sportif serta membawa nilai-nilai positif selama bertanding.

“Harapannya atlet jadi lebih patriotisme, kami berharap semua atlet yang lolos ke Porprov XVII Semarang Raya bisa bertanding dengan sportif. Selain menjadi juara, kami ingin karakter mereka juga terbentuk secara baik,” pungkasnya.

Setelah menjalani aktivitas latihan pada siang hingga sore hari, para atlet kemudian mengikuti kegiatan api unggun pada malam harinya.

Masing-masing barak juga menampilkan pentas seni sebagai bagian dari kegiatan membangun kebersamaan.

Latihan gabungan tersebut menjadi salah satu bentuk keseriusan KONI Kota Semarang mempersiapkan kontingen sebagai tuan rumah Porprov Jateng XVII.

Dengan kombinasi latihan fisik, pembentukan mental, kedisiplinan dan penguatan team work, para atlet diharapkan mampu tampil percaya diri dan memberikan prestasi terbaik untuk Kota Semarang. (*)