Rafael Borong Dua Gol, Kota Semarang Singkirkan Banyumas dan Melaju ke Final Porprov Jateng 2026

Pemain Kota Semarang menendang bola ke gawang tim Banyumas. Rafael Rahya Saputra mencetak dua gol dan membawa Kota Semarang menang 2-0 atas Banyumas di semifinal sepak bola Porprov Jateng 2026. (*/Dok)

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Rafael Rahya Saputra tampil sebagai pahlawan kemenangan Kota Semarang saat menghadapi Kabupaten Banyumas pada semifinal sepak bola Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di Stadion Citarum, Senin (26/10/2026).

Pemain serba bisa yang dapat dimainkan sebagai striker maupun winger tersebut mencetak dua gol sekaligus mengantarkan Kota Semarang menang 2-0 dan memastikan tiket ke partai final.

Setelah bermain tanpa gol pada babak pertama, Semarang akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-50. Rafael sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti untuk membawa tim tuan rumah unggul 1-0.

Sepuluh menit kemudian, Rafael kembali menunjukkan kualitasnya. Ia melakukan solo run dengan melewati barisan pertahanan Banyumas sebelum melepaskan penyelesaian yang mengubah skor menjadi 2-0.

Keunggulan tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir. Semarang pun berhak melaju ke final dan selangkah lagi menuju medali emas sepak bola Porprov XVII Jawa Tengah 2026.

Pelatih Kota Semarang M Dhofir menyebut performa Rafael tidak terlepas dari motivasi besar untuk membawa nama Kota Semarang di ajang olahraga multievent tingkat Jawa Tengah tersebut.

“Dia punya motivasi lebih untuk membawa nama Semarang. Jadi menurut saya itulah yang membuat performanya naik,” ujar Dhofir.

Dhofir juga memberikan apresiasi terhadap perjuangan seluruh pemain. Menurutnya, para pemain telah menunjukkan kemauan dan tekad kuat hingga mampu membawa Semarang mencapai partai puncak.

Bagi Dhofir, keberhasilan mencapai final sudah menjadi catatan sejarah tersendiri. Namun, ia tidak ingin tim berhenti hanya karena telah memastikan tiket final.

“Kami harus menuntaskan tugas. Besok final kami harus mempersembahkan yang terbaik,” tegasnya.

Menghadapi final, tim pelatih akan lebih dulu mengecek kondisi fisik para pemain. Masa pemulihan menjadi penting mengingat pertandingan semifinal baru saja mereka jalani.

“Hari ini kita mau cek kondisinya seperti apa, nanti perubahan-perubahan dan sebagainya,” kata Dhofir.

Untuk pertandingan final, Semarang akan berhadapan dengan Surakarta yang sebelumnya mengalahkan Karanganyar. Dhofir mengaku tim pelatih telah melakukan analisis terhadap kekuatan calon lawan.

“Ya, kami sudah menganalisa. Apalagi mereka sudah pernah bertemu kami,” ujarnya.

Pertemuan dengan Surakarta sekaligus menjadi duel kedua kedua tim di Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Sebelumnya, Semarang dan Surakarta telah berhadapan pada fase penyisihan.

Sementara itu, Rafael tidak ingin dua gol yang dicetaknya ke gawang Banyumas membuat tim terlena. Ia justru mengingatkan rekan-rekannya untuk segera fokus menghadapi pertandingan final.

“Kami harus bekerja keras, selalu introspeksi, dan membuktikan bahwa Semarang bisa meraih medali emas,” kata Rafael.

Ia menilai kekompakan tim menjadi modal penting untuk menghadapi laga penentuan. Para pemain, kata Rafael, telah menjalani persiapan hampir satu tahun untuk membangun kerja sama di lapangan.

“Para pemain telah menjalani persiapan hampir satu tahun untuk membangun kerja sama di lapangan. Besok adalah waktunya,” tuturnya.

Final sepak bola Porprov XVII Jawa Tengah 2026 antara Kota Semarang melawan Surakarta akan berlangsung Selasa (27/10/2026). Semarang kini hanya berjarak satu pertandingan dari target medali emas. (*)

Editor