Pegadaian dan UIN Salatiga Perkuat Kolaborasi, Mahasiswa Dibekali Literasi Keuangan dan Pengalaman Industri

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, bersama Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag. (Dok Pegadaian)

SOROTJATENG.ID, SALATIGA – PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang dan UIN Salatiga memperkuat kerja sama untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memperluas pemahaman mengenai literasi keuangan, ekonomi, dan investasi.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, bersama Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag.

MoU tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan kedua pihak yang sebelumnya telah diawali melalui sejumlah penjajakan kerja sama di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), literasi keuangan, serta penguatan kapasitas mahasiswa.

Melalui kerja sama ini, Pegadaian dan UIN Salatiga membuka ruang kolaborasi dalam berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi mahasiswa.

Salah satu fokusnya adalah mempersiapkan mahasiswa agar memiliki pengetahuan dan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain itu, kerja sama diarahkan untuk meningkatkan literasi keuangan, ekonomi, dan investasi di lingkungan kampus.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, mengatakan kolaborasi dengan UIN Salatiga merupakan bagian dari komitmen Pegadaian untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan generasi muda.

Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berlanjut melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa dan sivitas akademika.

“Kami berharap sinergi ini dapat meningkatkan literasi keuangan, memperkuat kompetensi SDM, sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia industri secara lebih dekat,” kata Aries, dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).

Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa diharapkan mendapatkan wawasan praktis yang dapat melengkapi pengetahuan akademik yang diperoleh selama menjalani perkuliahan.

Pengalaman berinteraksi dengan dunia industri juga dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan kompetensi dan dinamika pekerjaan secara lebih nyata.

UIN Salatiga Perluas Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., menyambut kerja sama tersebut sebagai peluang bagi perguruan tinggi untuk memperluas wawasan mahasiswa, terutama dalam bidang ekonomi dan literasi keuangan.

Menurut Zakiyuddin, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik. Mereka juga perlu dibekali wawasan, keterampilan, dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi penting untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki wawasan, keterampilan, dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

UIN Salatiga sebelumnya juga mendorong kolaborasi dengan dunia industri untuk mendukung terbentuknya generasi yang memiliki pemahaman ekonomi dan keuangan yang baik serta mampu membangun kemandirian finansial.

Dukung Tri Dharma Perguruan Tinggi

Kerja sama Pegadaian dan UIN Salatiga juga diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi dengan dunia industri diharapkan dapat membuka ruang bagi pengembangan berbagai kegiatan yang tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga sivitas akademika dan masyarakat.

PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang berharap kerja sama tersebut dapat dilanjutkan melalui program-program berkelanjutan, termasuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Salatiga.

Dengan demikian, MoU antara Pegadaian dan UIN Salatiga tidak hanya menjadi penguatan hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi berbagai program yang mempertemukan kebutuhan dunia pendidikan dengan pengalaman dan kompetensi dunia industri. (*)

Editor