Drifter Lokal Semarang Siap Tampil di Kejurnas Passion Drift, Sirkuit Mijen Jadi Tantangan

Jumpa pers Kejurnas Passion Drift di Awan Costa Semarang, Rabu (30/9/2026) malam. Tiga drifter asal Semarang siap tampil di Kejurnas Passion Drift Seri 4 di Sirkuit Mijen, menghadapi 50 pembalap dalam perebutan Drift King of Mijen. (Sorot Jateng/M Zainal Arifin)

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Sejumlah drifter asal Kota Semarang bersiap memanfaatkan status tuan rumah saat Kejurnas Drifting Seri 4 Passion Drift digelar di Sirkuit Mijen Semarang, 2-4 Oktober 2026.

Tiga nama lokal, yakni Kevin Seymour, Syafaira Permana, dan Davin Augusta, akan berhadapan dengan sekitar 50 drifter terbaik dari berbagai daerah di Indonesia dalam perebutan gelar Drift King of Mijen.

Bagi para drifter Semarang, tampil di depan publik sendiri menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menghadapi karakter lintasan Mijen yang dikenal memiliki tingkat kesulitan tersendiri.

Drifter asal Semarang, Davin Augusta, mengatakan pengalaman mengenal karakter lintasan menjadi salah satu modal bagi pembalap tuan rumah.

“Sebagai pembalap tuan rumah, kita tahu soal Sirkuit Mijen dan bagaimana kondisinya. Tinggal kita buktikan secara langsung di track-nya,” kata Davin, dalam jumpa pers di Awan Costa Semarang, Rabu (30/9/2026) malam.

Namun, pemahaman terhadap lintasan tidak otomatis membuat persaingan menjadi mudah. Para pembalap tetap harus mampu menjaga konsentrasi dan mengendalikan mobil ketika menghadapi setiap tikungan.

Syafaira Sebut Lintasan Mijen Punya Tantangan Tersendiri

Hal tersebut juga dirasakan Syafaira Permana. Drifter putri asal Semarang itu menyebut karakter Sirkuit Mijen yang relatif sempit menjadi salah satu tantangan dalam balapan.

“Sirkuit Mijen termasuk salah satu sirkuit paling susah di Indonesia karena lintasannya yang sempit,” ujar Syafaira.

Menurut dia, persiapan menghadapi balapan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis mengendalikan mobil. Kondisi fisik dan dukungan dari orang-orang di sekitar pembalap juga menjadi bagian penting.

“Tips untuk balap besok ya pakai support system yang baik dan paling penting stamina pembalap harus baik,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, para drifter lokal harus menyiapkan strategi agar mampu menjaga performa sejak sesi kualifikasi hingga pertarungan tandem.

Anindita Hidayat Sudah Empat Kali Balapan di Mijen

Tantangan lintasan Mijen bukan hanya dirasakan oleh pembalap lokal. Drifter wanita Anindita Hidayat juga mengakui karakter sirkuit tersebut membutuhkan kemampuan dan konsentrasi tinggi.

Anindita mengungkapkan dirinya sudah empat kali mengikuti balapan di Sirkuit Mijen. Namun, pengalaman tersebut belum membuatnya merasa lintasan tersebut mudah ditaklukkan.

“Saya sudah keempat kali di Mijen, tapi belum bisa menaklukkannya tanpa merumput,” ujar Anindita.

Bagi Anindita, tingkat kesulitan sebuah sirkuit justru menjadi bagian yang menarik dalam olahraga drifting.

“Bagi kami sebagai pembalap, semakin sulit sirkuit itu ditaklukkan maka semakin tertantang,” katanya.

50 Drifter Siap Bersaing di Mijen

Kejurnas Drifting Seri 4 Passion Drift akan diikuti sekitar 50 drifter dari berbagai daerah.

Sejumlah nama besar dijadwalkan ambil bagian, seperti Emannuel Amandio, Rio SB, Danny Ferdito, dan Kingston Effendi.

Mereka akan bersaing dengan para drifter lokal Semarang, termasuk Kevin Seymour, Syafaira Permana, dan Davin Augusta.

Persaingan akan berlangsung sejak sesi kualifikasi hingga babak tandem.

Pada fase ini, dua pembalap akan beradu kemampuan dalam jarak yang berdekatan dengan mengandalkan kontrol mobil, akurasi jalur, sudut drift, serta konsistensi.

Kondisi tersebut membuat setiap pembalap dituntut mampu mempertahankan performa sekaligus membaca situasi ketika berhadapan dengan lawan.

Ada Tikungan Baru di Sirkuit Mijen

Promotor Passion Drift menyatakan persiapan penyelenggaraan Kejurnas Seri 4 telah mencapai 100 persen.

Untuk gelaran kali ini, Passion Drift juga melakukan pengembangan lintasan dengan menambahkan tikungan baru.

Pengembangan tersebut dilakukan untuk memberikan tantangan sekaligus ruang bagi para pembalap untuk memaksimalkan kemampuan mereka.

Event Director Passion Drift, Dika CH, mengatakan lintasan dirancang untuk mengakomodasi gaya mengemudi agresif sekaligus membutuhkan akurasi tinggi.

“Kami telah merancang lintasan menantang yang mengapresiasi gaya mengemudi agresif serta akurasi tingkat tinggi hingga ke detail milimeter,” ujar Dika.

Ia menyebut drifting menawarkan tontonan visual yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton.

Tak Hanya Balapan, Ada Aktivitas untuk Penonton

Kejurnas Passion Drift Seri 4 tidak hanya menghadirkan pertandingan di lintasan. Penonton juga dapat menikmati berbagai aktivitas pendukung di area Sirkuit Mijen.

Booth sponsor, beragam aktivasi, tenant makanan dan minuman, serta UMKM akan ikut meramaikan kawasan event.

Acara dijadwalkan dibuka oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti bersama jajaran pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Masyarakat yang ingin menyaksikan langsung aksi para drifter dapat membeli tiket secara daring melalui Loket.com maupun di lokasi acara pada hari perlombaan.

Bagi para drifter Semarang, kehadiran Kejurnas Passion Drift di kota sendiri menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di hadapan publik sekaligus menghadapi tantangan lintasan yang selama ini dikenal sulit ditaklukkan. (*)

Editor