UNDIP Raih Enam Penghargaan di KKI 2026, Dominasi Inovasi Desain Kapal

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Delegasi UNDIP berhasil membawa pulang enam penghargaan dalam Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 yang digelar di Politeknik Negeri Bengkalis, 14–17 September 2026 yang lalu.
Capaian tersebut sekaligus menempatkan UNDIP sebagai salah satu perguruan tinggi dengan torehan prestasi menonjol dalam kompetisi inovasi kapal nasional tahun ini.
Dua tim UNDIP, Ekalawya 1 dan Ekalawya 2, bahkan berhasil menyapu gelar juara pertama pada dua subkategori Desain Inovasi.
Ekalawya 1 meraih Juara I Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK), sedangkan Ekalawya 2 menjadi Juara I Inovasi Sistem Permesinan dan Kelistrikan (ISPK).
Prestasi UNDIP semakin lengkap melalui Lembuswana Team 1 yang berhasil meraih Juara I Electric Remote Control (ERC).
Selain tiga gelar juara pertama tersebut, Ekalawya 2 juga memperoleh Best Poster ISPK. Sementara Lembuswana Team 1 membawa pulang dua penghargaan tambahan, yakni Best Poster ERC dan Juara Fun Race ERC.
KKI 2026 diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Kompetisi tahun ini mengusung tema “Garda Maritim Nusantara: Inovasi Teknologi Kapal Coast Guard yang Tangguh, Responsif, dan Mandiri untuk Kedaulatan Bangsa.”
Perlombaan prototipe berlangsung di Waduk PDAM Kota Bengkalis.
Pada kategori IDK, Ekalawya 1 mengembangkan desain kapal coast guard KN Pulau Sekatung-324 yang dirancang untuk mendukung patroli, pengawasan, dan pengamanan wilayah laut Indonesia.
Tim menghadirkan inovasi Self-Energized Smart Adaptive Hull Antifouling System (SESAHAS). Sistem tersebut dirancang untuk mendeteksi biofouling sejak dini dan memberikan perlakuan elektrokimia secara adaptif.
Menariknya, sistem SESAHAAS didukung sumber energi mandiri yang memanfaatkan triboelectric nanogenerator dan panel surya.
Inovasi tersebut mengantarkan Ekalawya 1 meraih Juara I kategori Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK) KKI 2026.
Sementara itu, Ekalawya 2 mengembangkan desain kapal coast guard KN Senoa untuk mendukung kegiatan patroli di kawasan Laut Natuna Utara.
Inovasi yang diusung adalah Intelligent Navigational Decision-Making, sebuah sistem navigasi cerdas yang mengintegrasikan perencanaan jalur, pengendalian arah kapal, hingga penentuan zona aman antarkapal.
Konsep tersebut dirancang untuk meningkatkan aspek keselamatan sekaligus efisiensi dalam operasi patroli.
Tak hanya meraih Juara I ISPK, Ekalawya 2 juga memperoleh penghargaan Best Poster ISPK berkat penyajian konsep inovasinya.
Prestasi lain datang dari Lembuswana Team 1 pada kategori Electric Remote Control (ERC).
Tim ini mengembangkan prototipe kapal listrik yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Pengembangan tersebut memadukan desain lambung, sistem penggerak listrik, dan teknologi kendali kapal.
Lembuswana Team 1 berhasil meraih Juara I ERC, Best Poster ERC, sekaligus Juara Fun Race ERC.
Torehan tersebut menunjukkan kemampuan tim tidak hanya dalam merancang dan mengembangkan prototipe kapal listrik, tetapi juga mengoperasikannya pada lintasan perlombaan.
Ketua Kontingen UNDIP, Ilham Jaya Candra, mengatakan capaian enam penghargaan tersebut menjadi catatan istimewa bagi delegasi UNDIP. Namun, ia mengakui tim masih memiliki target yang belum tercapai, yakni menjadi juara umum KKI 2026.
“Sejak awal kami datang dengan target yang lebih besar, yaitu membawa UNDIP menjadi Juara Umum KKI 2026. Tahun ini kami harus puas menempati peringkat kedua secara keseluruhan. Kami telah menunjukkan bahwa UNDIP mampu bersaing dan meraih prestasi, baik pada kategori desain maupun prototipe,” ujar Ilham, dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).
Menurut dia, hasil KKI 2026 akan menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk menghadapi kompetisi pada tahun berikutnya.
Ilham berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai sekadar prestasi, tetapi menjadi pemicu bagi mahasiswa UNDIP untuk terus mengembangkan riset dan inovasi di bidang teknologi maritim.
“Harapan kami, setelah KKI 2026, pencapaian ini tidak berhenti hanya sebagai sebuah kemenangan, tetapi dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inovasi dan meningkatkan kualitas tim riset di Universitas Diponegoro,” katanya.
Enam penghargaan yang diraih delegasi UNDIP memperlihatkan keberhasilan mahasiswa dalam mengembangkan berbagai inovasi, mulai dari desain kapal coast guard, sistem navigasi cerdas, teknologi antifouling, hingga prototipe kapal listrik kendali jarak jauh.
Prestasi tersebut juga menjadi hasil kolaborasi mahasiswa, dosen pembimbing, dan tim pendukung sejak tahap perancangan, pengujian, hingga pelaksanaan final KKI 2026.
UNDIP berharap capaian tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk terus menghasilkan inovasi maritim yang aplikatif dan memiliki daya saing.
Pengembangan teknologi tersebut sekaligus diharapkan berkontribusi terhadap penguatan kemandirian teknologi dan kedaulatan laut Indonesia, sejalan dengan komitmen UNDIP Bermartabat dan Bermanfaat. (*)