Ribuan Santri di Grobogan Arak Bendera Merah Putih Sepanjang 220 Meter Saat Hari Santri 2026

SOROTJATENG.ID, GROBOGAN – Sebanyak 3.000 santri dan warga Desa Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, memeriahkan Hari Santri Nasional 2026 dengan mengarak bendera Merah Putih raksasa sepanjang 220 meter, Kamis (22/10/2026).
Ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari santri pondok pesantren, siswa madrasah hingga masyarakat setempat, berjalan kaki mengelilingi desa dengan menempuh rute sekitar dua kilometer.
Mereka tampak antusias mengikuti kirab bendera yang menjadi simbol kecintaan terhadap Tanah Air.
Kegiatan yang diinisiasi Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Tanggungharjo tersebut tidak sekadar menjadi perayaan Hari Santri.
Kirab ini juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya melalui Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari.
Ketua Panitia Peringatan Hari Santri PRNU Tanggungharjo, Sihabul Milah, mengatakan pengarakan bendera sepanjang 220 meter itu melambangkan semangat kebangkitan dan kontribusi santri bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kegiatan ini diikuti kurang lebih 3.000 santri dari berbagai ponpes dan madrasah di Desa Tanggungharjo. Pembentangan bendera ini menjadi simbol pergerakan santri yang tidak lepas dari sejarah Resolusi Jihad Mbah Hasyim Asy’ari,” ujar Sihabul Milah.
Menurutnya, peringatan Hari Santri perlu menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia berharap para santri mendapat ruang lebih luas untuk berkontribusi dalam berbagai bidang demi kemajuan Indonesia.
Harapan serupa disampaikan Eka Fitriani, santriwati Pondok Pesantren Bustanul Arifin. Ia mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam kirab bendera dan jalan sehat bersama ribuan peserta lainnya.
“Sangat senang bisa ikut meramaikan Hari Santri bersama ribuan santri lainnya. Harapan kami ke depan, santri bisa lebih diperhatikan oleh pemerintah dan terus memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara,” kata Eka.
Kirab Santri Grobogan Dimeriahkan Doorprize
Setelah kirab bendera dan jalan sehat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah atau doorprize untuk menambah kemeriahan peringatan Hari Santri Nasional di Desa Tanggungharjo.
Panitia menyediakan beragam hadiah yang berasal dari donasi para donatur, mulai dari peralatan rumah tangga, sepeda gunung hingga dua ekor kambing.
Panitia menegaskan seluruh hadiah tersebut berasal dari donasi pihak luar dan tidak menggunakan dana Koin NU.
Dana Koin NU dipastikan tetap disalurkan atau ditasarufkan untuk program kesejahteraan dan kepentingan warga NU Ranting Tanggungharjo.
Melalui kegiatan ini, PRNU Tanggungharjo berharap peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga memperkuat semangat nasionalisme, kepedulian sosial, dan kesadaran akan peran santri dalam perjalanan bangsa.
Pengarakan bendera Merah Putih sepanjang 220 meter menjadi simbol bahwa semangat perjuangan santri tetap relevan untuk mengisi kemerdekaan dan membangun Indonesia di masa depan. (*)
