Program PKW Tata Busana KEMDIKDASMEN di LKP Maju Makmur Resmi Dimulai, Dinas Pendidikan Berikan Apresiasi

Program PKW Tata Busana KEMDIKDASMEN di LKP Maju Makmur Resmi Dimulai, Dinas Pendidikan Berikan Apresiasi

Sorotjateng.id, Dema — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) bersama Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Maju Makmur yang berlokasi di Desa Ngemplak, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, resmi membuka Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2025 bidang Tata Busana. Program ini diselenggarakan sebagai upaya membekali masyarakat dengan keterampilan vokasional sekaligus kemampuan berwirausaha yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan industri kreatif saat ini.
Peserta program berasal dari beragam latar belakang dan memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kemampuan menjahit serta mempersiapkan diri untuk merintis usaha secara mandiri. Materi pelatihan disusun secara menyeluruh, meliputi pengenalan dan pengoperasian mesin jahit, pembuatan pola dasar, teknik konstruksi busana, proses penyelesaian produk, hingga materi kewirausahaan yang mencakup manajemen produksi, penghitungan biaya usaha, serta pemasaran melalui media digital.
Kepala LKP Maju Makmur menyampaikan bahwa program pelatihan tersebut disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan keterampilan yang diperlukan masyarakat untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha.
“Kami menekankan keseimbangan antara keterampilan teknis dan kemampuan mengelola usaha. Harapannya, peserta tidak hanya mampu menghasilkan produk busana, tetapi juga siap membuka usaha atau bekerja secara profesional di industri fashion,” ujarnya.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Demak, Ibu Dwi Isnaini Saparyati, S.IP, MT., yang turut hadir dalam kegiatan pembukaan, menyampaikan penghargaan dan dukungannya terhadap pelaksanaan Program PKW tersebut.
“LKP Maju Makmur telah berperan aktif dalam memberikan akses pendidikan nonformal bagi masyarakat. Program PKW ini memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan kompetensi dan kemandirian ekonomi. Kami berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan menjadi bagian dari penggerak industri kreatif di daerah,” ungkapnya.
Tidak hanya mendapatkan pembelajaran di bidang teknis tata busana, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai strategi pemasaran serta penggunaan teknologi digital untuk memperluas jangkauan calon konsumen. Pembekalan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan industri fashion yang terus berubah, termasuk perubahan tren dan semakin luasnya penggunaan berbagai platform digital sebagai media pemasaran dan penjualan.
Melalui pelaksanaan Program PKW Tata Busana ini, LKP Maju Makmur kembali menunjukkan komitmennya dalam berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperluas akses pelatihan vokasional dan menciptakan masyarakat yang memiliki keterampilan serta daya saing di dunia kerja maupun dunia usaha.

Editor