Jembatan Gantung Cepokomulyo-Margomulyo Kendal Dibangun, Waktu Tempuh Warga Dipangkas Jadi 5 Menit

SOROTJATENG.ID, KENDAL – Akses warga Desa Cepokomulyo, Kecamatan Gemuh, menuju Desa Margomulyo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, bakal semakin mudah.
Pemerintah Kabupaten Kendal mulai membangun jembatan gantung yang menghubungkan kedua wilayah tersebut.
Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan memangkas waktu tempuh warga yang selama ini harus memutar melalui jalur yang tersedia.
Jika sebelumnya perjalanan membutuhkan waktu sekitar 20 menit hingga 30 menit, nantinya akses antarwilayah tersebut diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan, pembangunan jembatan gantung menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa sekaligus meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendukung akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas pertanian.
“Jika lewat jalan yang ada sekarang, warga membutuhkan waktu sekitar 20 menit, bahkan bisa sampai setengah jam jika ada kereta api yang lewat. Namun, dengan adanya jembatan gantung ini, waktu tempuh dapat dipangkas menjadi hanya sekitar lima menit,” ujar Dyah Kartika Permanasari yang akrab disapa Mbak Tika, dikutip dari jatengprov.go.id, Kamis (24/9/2026).
Jembatan Gantung Dibangun dengan Anggaran Rp4,883 Miliar
Pembangunan jembatan gantung Cepokomulyo-Margomulyo tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur penghubung tersebut mencapai sekitar Rp4,883 miliar. Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada kontraktor CV Tlogo Makmur.
Bupati Kendal berharap, setelah pembangunan rampung, jembatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di dua desa maupun warga di wilayah sekitarnya.
Ia juga meminta masyarakat ikut menjaga keberadaan jembatan sebagai fasilitas publik yang nantinya digunakan bersama.
“Setelah jembatan ini selesai dibangun, fasilitas ini menjadi milik masyarakat bersama. Saya berpesan kepada warga untuk merawatnya dengan baik, menjaga kebersihan, serta keamanannya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.
Desa Cepokomulyo Dapat Dua Program Infrastruktur
Kepala Desa Cepokomulyo Maftuhin Arif mengatakan, pada tahun ini desanya memperoleh alokasi dua program pembangunan infrastruktur.
Kedua program tersebut yakni Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dan pembangunan jembatan penghubung antara Desa Cepokomulyo dengan Desa Margomulyo.
Maftuhin berharap proses pembangunan jembatan dapat berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapannya, dengan diadakan doa bersama ini, proses pembangunan jembatan nantinya bisa berjalan dengan lancar, sukses, dan bisa bermanfaat bagi warga masyarakat Desa Cepokomulyo, Margomulyo, serta masyarakat Kabupaten Kendal pada umumnya,” ujar Maftuhin.
Dengan hadirnya jembatan gantung tersebut, konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kendal diharapkan semakin baik.
Selain memangkas waktu perjalanan, infrastruktur ini juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi dan kebutuhan sehari-hari masyarakat. (*)
