Jalan Lain Menikmati Wisata Jawa Tengah di Karimunjawa, Jepara

SOROTJATENG.ID, JEPARA — Pesona surga bawah laut Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara kini semakin mudah dijangkau para pelancong.
Seiring dengan komitmen pemerintah daerah dan sektor swasta memperkuat sektor pariwisata bahari, Pelabuhan Kartini Jepara kini tampil lebih siap menyambut lonjakan wisatawan melalui renovasi fasilitas serta kehadiran armada laut tercanggih, Kapal Express Bahari 7G.Langkah strategis ini diyakini menjadi angin segar bagi industri pariwisata lokal.
Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, Agung Bagus Kade Kusimantara, menilai bahwa pembenahan Pelabuhan Kartini dan pengoperasian kapal berteknologi modern ini sangat krusial untuk memperkuat konektivitas antara daratan Jepara dan gugusan pulau di Karimunjawa
.“Peningkatan fasilitas pelabuhan dan pengoperasian armada baru diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa transportasi laut, tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor pariwisata serta perekonomian masyarakat,” ungkap Agung.
Karimunjawa selama ini dikenal sebagai primadona wisata bahari nasional berkat keindahan ekosistem bawah lautnya.
Gugusan kepulauan yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Karimunjawa ini menawarkan keanekaragaman terumbu karang yang sehat, air laut sebening kristal dengan jarak pandang yang luar biasa, serta berbagai spot snorkeling favorit kelas dunia seperti Pulau Menjangan Kecil, Pulau Cilik, hingga Karang Torpedo.
Dengan dibukanya akses transportasi yang semakin memadai, wisatawan kini bisa menjelajahi keindahan bawah laut Karimunjawa—mulai dari berenang bersama ikan-ikan tropis warna-warni hingga menikmati panorama pasir putih—dengan waktu tempuh dan kenyamanan yang jauh lebih optimal.
Direktur PT Pelayaran Sakti Inti Makmur, Kurmin Halim, mengungkapkan bahwa kehadiran Express Bahari 7G di Jepara merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap perkembangan pariwisata daerah yang didorong langsung oleh perhatian khusus dari Bupati Jepara.
“Jepara merupakan salah satu tonggak prioritas bagi kami. Kerja sama selama ini dengan Pemerintah Kabupaten Jepara, terutama dukungan dari Bupati Jepara, sangat membantu kami,” kata Kurmin.
Ia tak menampik bahwa rute Jepara–Karimunjawa mulanya tidak masuk dalam alokasi awal penempatan kapal tersebut.
Namun, demi mengakselerasi kemajuan pariwisata daerah, armada terbesar dan tercanggih yang dibekali mesin generasi terbaru ini akhirnya dilabuhkan ke Jepara.
“Jujur, kapal 7G ini sebenarnya bukan jatahnya Jepara. Namun karena ada permintaan dari Bupati Jepara untuk membantu perkembangan pariwisata Jepara agar semakin cepat, akhirnya kapal terbaru kami hadirkan di sini,” ujarnya.
Dengan kapasitas yang lebih besar, fasilitas interior modern, serta mesin berteknologi mutakhir, Express Bahari 7G diproyeksikan menjadi ikon baru transportasi laut penyeberangan Jepara–Karimunjawa.
Optimalisasi infrastruktur pelabuhan dan moda transportasi laut ini diharapkan tidak hanya mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, tetapi juga memicu efek domino positif bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan, baik bagi para pelaku usaha pariwisata di daratan Jepara maupun masyarakat lokal di Kepulauan Karimunjawa.
