Beasiswa Sarjana Temanggung 2026, Mahasiswa Terima Rp6 Juta per Tahun

Bupati Temanggung Agus Setyawan menyalurkan Beasiswa Sarjana Kabupaten Angkatan II di Graha Bhumi Phala Temanggung, Sabtu (10/10/2026). Beasiswa Sarjana Temanggung 2026 memberikan bantuan Rp3 juta per semester atau Rp6 juta per tahun bagi mahasiswa. (Dok/Pemkab Temanggung)

SOROTJATENG.ID, TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung menyiapkan anggaran sekitar Rp900 juta untuk program Beasiswa Sarjana Kabupaten pada 2026.

Melalui program ini, setiap mahasiswa penerima beasiswa memperoleh bantuan biaya kuliah sebesar Rp3 juta per semester atau Rp6 juta per tahun.

Program beasiswa tersebut ditujukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi, terutama bagi lulusan SMA sederajat dari keluarga kurang mampu.

Selain membantu mahasiswa yang baru menerima beasiswa, anggaran tersebut juga dialokasikan untuk melanjutkan bantuan bagi penerima dari angkatan sebelumnya.

Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, Beasiswa Sarjana Kabupaten telah berjalan sejak 2025 dan menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat dalam mengenyam pendidikan tinggi.

Menurutnya, bantuan biaya kuliah tersebut memang belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pendidikan mahasiswa.

Namun, dukungan itu diharapkan dapat mengurangi beban finansial orang tua sehingga anak-anak mereka tetap memiliki kesempatan melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

“Saya pesan, pergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Biarpun bantuan yang diberikan tidak besar, tetapi akan jauh lebih baik, jika bermanfaat daripada banyak, namun mubazir,” pesan Agus, dikutip dari jatengprov.go.id, Senin (12/10/2026).

Anggaran Beasiswa Temanggung 2026 Capai Rp900 Juta

Ketua Baznas Kabupaten Temanggung Manshur Asnawi menjelaskan, setiap mahasiswa penerima beasiswa memperoleh bantuan sebesar Rp3 juta untuk setiap semester.

Dengan demikian, total bantuan yang diterima dalam satu tahun mencapai Rp6 juta per mahasiswa.

Pada 2026, anggaran sekitar Rp900 juta disiapkan untuk mendukung keberlangsungan program. Dana tersebut mencakup pembiayaan bagi penerima yang sedang mengikuti program serta bantuan lanjutan untuk mahasiswa dari angkatan sebelumnya.

Dukungan pembiayaan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

Kolaborasi Pemkab Temanggung dan Baznas juga menunjukkan pemanfaatan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk mendukung sektor pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Agus mengapresiasi Baznas Kabupaten Temanggung yang telah mengelola dan memberdayakan dana ZIS untuk berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Beasiswa Diharapkan Tingkatkan Kualitas SDM Temanggung

Program Beasiswa Sarjana Kabupaten tidak hanya diarahkan untuk membantu mahasiswa membayar biaya kuliah, tetapi juga diharapkan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Manshur Asnawi berharap program tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Temanggung untuk menempuh pendidikan tinggi dan meningkatkan kompetensi mereka.

“Dengan program beasiswa sarjana yang digagas Pak Bupati ini, mudah-mudahan ke depan kualitas SDM masyarakat Temanggung semakin meningkat dan berefek pada peningkatan ekonominya,” tutur Manshur.

Peningkatan akses pendidikan diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh peluang kerja yang lebih baik, mengembangkan kemampuan profesional, serta meningkatkan taraf hidup keluarga.

Melalui alokasi anggaran sekitar Rp900 juta pada 2026, Pemkab Temanggung bersama Baznas berupaya menjaga keberlanjutan program beasiswa sekaligus memperkuat investasi daerah di bidang pendidikan.

Bantuan Rp6 juta per tahun diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa untuk mendukung kelancaran studi hingga menyelesaikan pendidikan sarjana. (*)

Editor