Pasar Otomotif Jateng Menggeliat, GIIAS Semarang Hadirkan Merek-Merek Otomotif Terbaru

Pembukaan GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Undip, Rabu (30/9/2026). GIIAS Semarang 2026 membidik pasar otomotif Jawa Tengah. Penjualan kendaraan di Jateng mencapai lebih dari 14 ribu unit hingga April 2026. (Dok)

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Jawa Tengah menjadi salah satu pasar strategis bagi industri otomotif nasional.

Potensi tersebut kembali terlihat dalam penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026 yang berlangsung di Muladi Dome Universitas Diponegoro (UNDIP), Kota Semarang, 30 September–4 Oktober 2026.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, mengatakan penyelenggaraan GIIAS di Semarang untuk kelima kalinya merupakan bagian dari upaya industri mendekatkan produk dan perkembangan teknologi otomotif kepada masyarakat Jawa Tengah.

Jawa Tengah dinilai memiliki kontribusi penting terhadap pasar kendaraan nasional.

Hingga April 2026, penjualan kendaraan di wilayah tersebut tercatat lebih dari 14 ribu unit atau sekitar 5,1 persen dari total penjualan nasional.

“GIIAS Semarang merupakan bentuk komitmen kami untuk terus mendekatkan industri otomotif kepada masyarakat Jawa Tengah,” kata Anton, dalam keterangannya.

Penjualan Kendaraan Nasional Naik 20,1 Persen

Anton menyebut perkembangan pasar otomotif nasional sepanjang 2026 menunjukkan tren positif.

Hingga Agustus 2026, penjualan kendaraan bermotor nasional mengalami peningkatan sebesar 20,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu konteks penting dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang.

Pameran tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat kendaraan terbaru, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan industri dengan pasar di daerah.

GIIAS Semarang 2026 menghadirkan 19 merek kendaraan bermotor.

Sebanyak 18 di antaranya merupakan merek kendaraan roda empat dan satu merek kendaraan roda dua.

Dari jumlah tersebut, terdapat lima merek baru dan tiga merek yang kembali berpartisipasi dalam pameran otomotif di Semarang.

Bapenda Jateng Harap Tren Penjualan Berlanjut

Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Muhammad Masrofi mengatakan penjualan kendaraan bermotor di Jawa Tengah mulai menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia berharap momentum GIIAS Semarang dapat ikut mempertahankan tren pertumbuhan tersebut hingga penghujung 2026.

Peningkatan transaksi kendaraan juga memiliki kaitan dengan potensi penerimaan daerah, salah satunya melalui Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Dengan semakin aktifnya pasar otomotif, pemerintah daerah berharap potensi penerimaan dari sektor tersebut dapat terus terjaga.

GIIAS Semarang 2026 merupakan penyelenggaraan kelima pameran tersebut di Kota Semarang.

Ajang ini sekaligus menjadi seri keempat dalam rangkaian GIIAS The Series 2026 setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

Pameran berlangsung di Muladi Dome UNDIP pada 30 September hingga 4 Oktober 2026. (*)

Editor