Dukung Pendidikan Inklusif, Kejaksaan Salurkan 1.000 Sepatu untuk Siswa SLB Semarang

Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani dan Kajati Jateng Teguh Subroto menyerahkan 1.000 pasang sepatu untuk siswa SLB Negeri Semarang. (Dok Kejaksaan)

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan pendidikan anak penyandang disabilitas diwujudkan Kejaksaan melalui penyerahan bantuan 1.000 pasang sepatu kepada siswa dan siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Semarang.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Teguh Subroto, S.H., M.H., kepada perwakilan siswa dan siswi SLB Negeri Semarang, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kejaksaan untuk menghadirkan kepedulian dan manfaat nyata di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan dalam menjalani pendidikan.

Bantuan 1.000 pasang sepatu tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar maupun berbagai aktivitas di lingkungan sekolah.

Penyerahan bantuan secara langsung juga menjadi bentuk perhatian Kejaksaan terhadap pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan setara.

“Setiap anak diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki,” kata Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Reda Manthovani.

Dukung Pendidikan Anak Penyandang Disabilitas

Pemberian bantuan sepatu tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan siswa.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap pemenuhan hak pendidikan anak berkebutuhan khusus.

Para siswa SLB Negeri Semarang diharapkan dapat merasakan manfaat bantuan tersebut dalam aktivitas sehari-hari di sekolah.

Sepatu yang diberikan dapat menjadi penunjang kegiatan sekaligus penyemangat bagi siswa dalam menempuh pendidikan.

Kejaksaan memandang pendidikan sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berdaya, mandiri, dan memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Karena itu, dukungan terhadap pendidikan anak penyandang disabilitas menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang memberikan ruang bagi setiap anak untuk berkembang sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing,” ujar Reda Manthovani.

Reda Manthovani dan Teguh Subroto Serahkan Bantuan

Kehadiran Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M. dan Teguh Subroto, S.H., M.H. dalam penyerahan bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian institusi Kejaksaan terhadap kebutuhan siswa di SLB Negeri Semarang.

Bantuan diserahkan secara langsung kepada perwakilan siswa dan siswi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Melalui bantuan tersebut, para siswa tidak hanya mendapatkan perlengkapan yang dapat digunakan dalam kegiatan sekolah, tetapi juga dukungan moral agar tetap bersemangat dalam belajar dan meraih cita-cita.

Kejaksaan Dorong Kepedulian terhadap Kelompok Rentan

Penyerahan 1.000 pasang sepatu tersebut juga mencerminkan semangat Kejaksaan untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak penyandang disabilitas.

“Kejaksaan akan terus berupaya menghadirkan kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari pengabdian untuk negeri,” jelasnya.

Dukungan terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus diharapkan dapat terus berkembang, sehingga tercipta lingkungan belajar yang inklusif, setara, dan memberikan kesempatan bagi seluruh anak untuk tumbuh serta mengembangkan potensi yang dimiliki. (*)

Editor