Estafet Kepemimpinan Basarnas Semarang Bergulir, Budiono Pindah Tugas ke Pontianak

Kamal Riswandi terima komando Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang dari pejabat lama Budiono. Foto: Sorotjateng.id/ Humas Sar Semarang

SOROTJATENG.ID, SEMARANG — Roda kepemimpinan di Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang resmi bergulir. Estafet kepemimpinan kini dipegang oleh Kamal Riswandi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Basarnas Surakarta.

Ia menggantikan Budiono, sosok yang memimpin Basarnas Semarang selama hampir tiga tahun terakhir atau tepatnya 2,9 tahun sejak Januari 2024. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Basarnas tertanggal 9 September 2026, Budiono selanjutnya dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Kantor Basarnas Pontianak.

Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai prosesi serah terima jabatan yang digelar pada Senin (21/9/2026). Dalam sambutannya, Budiono mengenang kembali berbagai dinamika dan operasi kemanusiaan yang telah dilalui bersama jajarannya.

Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh rescuer serta potensi SAR yang selama ini berdiri di garda terdepan. Dedikasi mereka, kata dia, bahkan telah menjangkau hingga ke luar Pulau Jawa.

“Berbagai operasi dan dinamika SAR telah kita lalui bersama. Terima kasih kepada seluruh rescuer dan potensi SAR atas dedikasi dan kesiapsiagaannya dalam menjalankan tugas, termasuk hingga ke luar Pulau Jawa,” ungkap Budiono penuh syukur.

Budiono juga menitipkan pesan agar prestasi dan standar kerja yang telah dibangun di Basarnas Semarang dapat terus dijaga. Ia optimistis di bawah kepemimpinan yang baru, kantor SAR ini akan semakin berprestasi.

“Semoga Bapak Kamal Riswandi dapat melanjutkan capaian yang ada, membawa Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang semakin maju dan meraih lebih banyak prestasi,” tambahnya. Tak lupa, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus ucapan terima kasih atas dukungan seluruh tim selama masa kepemimpinannya.

Sementara itu, nahkoda baru Basarnas Semarang, Kamal Riswandi, menyadari bahwa mempertahankan prestasi yang telah ditorehkan pendahulunya bukanlah perkara mudah. Ia menyatakan siap melanjutkan estafet pengabdian ini dan menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci utama.

“Mempertahankan capaian yang telah dibangun tentu menjadi tantangan tersendiri, dan hal tersebut membutuhkan doa, dukungan, serta kerja sama dari seluruh jajaran,” ujar Kamal.

Sesuai pepatah, jabatan boleh berganti dan memiliki batas waktu, namun jiwa pengabdian untuk kemanusiaan tidak akan pernah mengenal kata selesai.“Mempertahankan apa yang sudah baik tentu tidak mudah. Saya percaya dengan doa, kebersamaan, dan dukungan seluruh jajaran, Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang akan terus siap memberikan pelayanan terbaik dalam bidang pencarian dan pertolongan,” kata Kamal Riswandi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Budiono atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang. Kepada seluruh rekan-rekan, saya mohon doa, dukungan, dan kerjasamanya dalam menjalankan tugas SAR ke depan,” ujarnya.

Serah terima jabatan tersebut menjadi momentum berlanjutnya estafet pengabdian di Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang. Kepemimpinan baru diharapkan mampu menjaga semangat, soliditas, dan kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat.

Rangkaian serah terima jabatan dan pisah sambut kemudian ditutup dengan pemberian cinderamata sebagai bentuk apresiasi, dilanjutkan dengan ramah tamah bersama seluruh jajaran.

Editor