Mahasiswa Polines Ini Jadi Wisudawan Terdisiplin, Hadir Tanpa Alfa dan Sakit

SOROTJATENG.ID, SEMARANG – Menyelesaikan pendidikan dengan prestasi akademik tinggi menjadi kebanggaan tersendiri bagi Nauva Azka Maulana.
Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, Program Studi Teknik Mesin Diploma 3 (D3) Politeknik Negeri Semarang (Polines) tersebut tidak hanya berhasil meraih IPK 3,97 dan predikat Cumlaude, tetapi juga dinobatkan sebagai Wisudawan Terdisiplin pada Wisuda Polines 2026.
Predikat tersebut diberikan bukan semata karena capaian akademik, tetapi juga karena konsistensi Nauva menjaga kedisiplinan selama menjalani pendidikan. Ia tercatat memiliki 0 jam alfa dan 0 jam sakit berdasarkan catatan kehadiran mahasiswa.
Penghargaan itu diumumkan Wakil Direktur Bidang Akademik Polines, Prof. Dr. Ir. Dwiana Hendrawati, S.T., M.T., dalam rangkaian Wisuda Polines yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kampus Polines.
Capaian Nauva menjadi salah satu kisah yang menonjol dalam momentum wisuda yang diikuti sebanyak 2.191 lulusan Polines.
Prosesi wisuda dipimpin langsung Direktur Polines Dr. Garup Lambang Goro, S.T., M.T. Pelaksanaan wisuda dibagi menjadi empat sesi selama dua hari berdasarkan jurusan.
Pada Sabtu (12/9/2026), sesi pertama diikuti wisudawan dari Jurusan Teknik Sipil dan Jurusan Teknik Mesin. Sementara sesi kedua diikuti wisudawan dari Jurusan Akuntansi.
Rangkaian dilanjutkan pada Minggu (13/9/2026). Sesi ketiga diikuti wisudawan Jurusan Teknik Elektro, sedangkan sesi keempat diikuti wisudawan Jurusan Administrasi Bisnis.
Di tengah ribuan mahasiswa yang menandai berakhirnya masa studi, penghargaan untuk Nauva menunjukkan bahwa kedisiplinan menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan vokasi.
Direktur Polines Dr. Garup Lambang Goro mengatakan, wisuda bukan akhir dari perjalanan pendidikan. Para lulusan justru memasuki tahap baru untuk menerapkan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh selama kuliah.
“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Polines. Kami berharap seluruh lulusan mampu membawa nama baik almamater, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia industri, dan pembangunan Indonesia,” ujarnya, dikutip dari keterangannya, Jumat (18/9/2026).
Menurutnya, lulusan Polines diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keilmuan, tetapi juga dibekali karakter yang mendukung kesiapan menghadapi dunia kerja.
“Kami berharap para lulusan Polines tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas, kedisiplinan, dan kepedulian untuk memberikan dampak positif di tengah masyarakat. Jadilah lulusan vokasi yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan menciptakan peluang baru,” lanjutnya.
Penghargaan yang diterima Nauva sekaligus memperlihatkan bahwa prestasi akademik dan kedisiplinan dapat berjalan beriringan.
Dengan IPK 3,97 dan predikat Cumlaude, ia menjadi salah satu lulusan yang mencatatkan capaian menonjol dalam Wisuda Polines 2026.
Sementara itu, 2.191 lulusan yang diwisuda kini memasuki fase baru setelah menyelesaikan pendidikan vokasi di Polines.
Mereka diharapkan mampu membawa kompetensi yang diperoleh selama kuliah ke dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun memberikan kontribusi di tengah masyarakat.
Melalui lulusan yang kompeten, berintegritas, dan disiplin, Polines terus memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia vokasi yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri serta perkembangan dunia kerja. (*)
